Aturan Sekolah di Jepang

Aturan Sekolah di Jepang, Beda Nggak Dengan di Indonesia?

By: Hafif

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, meski biaya pendidikan di Jepang ditanggung oleh pemerintah, namun banyak pula orang tua yang memilih untuk membeli asuransi pendidikan melalui agen asuransi. Hal ini dijadikan sebagai sarana penjamin untuk memastikan agar pendidikan anak tetap terjaga. Ya, sebegitulah pentingnya pendidikan untuk masyarakat Jepang. Tidak heran jika siswanya pun sangat menghargai pendidikan, mereka sadar dengan pentingnya pendidikan dan sangat menaati peraturan yang berlaku di sekolah. Ini dia kelanjutan dari peraturan sekolah untuk siswa di Jepang:

  • Mengucap salam sebelum mulai belajar.

Aturan Sekolah di JepangSebelum mulai belajar, ketua kelas akan memimpin siswa di kelas untuk mengucap salam kepada guru yang akan mengajar. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan penghargaan dan juga penghormatan kepada orang yang lebih tua. Saat pelajaran selesai, ketua kelas pun akan memimpin untuk memberikan salam kembali.

  • Percaya tidak percaya, dulu siswa di Jepang hanya libur di hari Minggu.

Yap, siswa di Jepang hanya libur pada hari Minggu saja dan tetap harus bersekolah hingga hari Sabtu. Namun mulai tahun 1992, akhirnya pemerintah menetapkan dua hari libur yakni Sabtu dan Minggu. Akan tetapi, tetap saja siswa di Jepang memiliki banyak kegiatan di hari Sabtu seperti ekstrakulikuler atau les tambahan.

  • Tidak boleh berpacaran.

Aturan ini berlaku untuk siswa SMP di Jepang. Alasannya adalah karena mereka masih berada di bawah umur dan dikhawatirkan akan mengganggu konsentrasi belajar. Akan tetapi, banyak juga siswa yang melanggar hal ini dan memilih berpacaran di bawah pengawasan guru. Bagaimana menurutmu?

  • Libur musim panas lumayan panjang.

Siswa di Jepang paling senang jika sudah memasuki musim panas. Sebab mereka akan mendapatkan waktu liburan yang cukup panjang, yakni di bulan Juli dan juga Agustus. Saat waktu liburan ini, mereka bisa melakukan apa saja yang mereka suka, namun tetap harus mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru mereka.

  • Jaket tidak boleh berwarna mencolok.

Saat musim dingin atau musim gugur, siswa diperbolehkan menggunakan jaket namun jaketnya tidak boleh berwarna terang dan mencolok. Hanya boleh menggunakan warna gelap seperti cokelat, biru tua, hitam, dan juga abu-abu. Pelajar di Indonesia, jangan langsung baper yah!

Gimana, cukup bervariasi juga yah peraturan sekolah di Jepang? Kalau peraturan tersebut diterapkan di Indonesia, bagaimana menurutmu?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top