Ganti Oli Mesin Mobil Sendiri

Beberapa Kesalahan Saat Mengganti Oli Mesin

By: Hafif

Ganti oli mesin pada motor kesayangan seringkali dianggap mudah untuk dilakukan. Sehingga, banyak orang yang lebih memilih untuk melakukannya sendiri tanpa bantuan montir, atau membawanya ke bengkel. Memang, melakukan penggantian oli secara berkala ini adalah salah satu jenis perawatan motor yang paling umum. Setidaknya, semalas apapun seseorang merawat motornya, mengganti oli mesin setiap beberapa bulan sekali tetap dilakukan. Apalagi, dengan banyaknya tutorial cara mengganti oli mesin motor atau mobil membuat hal ini semakin mudah untuk dilakukan.

Untuk beberapa orang yang sudah paham betul bagaimana cara melakukannya, hal ini memang benar mudah. Akan tetapi, jika kamu belum pernah dan baru saja akan mencoba mengganti oli sendiri, sebaiknya perhatikan beberapa kesalahan saat mengganti oli mesin berikut ini.

  • Membuka baut saat mesin panas

Jika motor baru saja kamu gunakan, sebaiknya tunda dulu rencanamu untuk mengganti oli. Tidak perlu menundanya hingga beberapa hari kok, cukup sampai mesin dingin. Sebab, jika mesin masih panas, artinya oli masih tersebar di berbagai komponen mesin, jadi ketika kamu membuat oli akan ada banyak oli kotor yang tertinggal. Selain itu, memaksakan diri membuka baut saat mesin panas, dapat membuat slek dan longgar saat dipasang kembali.

  • Jangan gunakan semprotan angin

Saat proses menurunkan atau membuang oli mesin, baik oli untuk mesin mobil atau motor banyak orang yang menggunakan semprotan angin. Tujuannya, tekanan dari alat ini akan membantu oli agar lebih cepat turun, dan tidak terlalu banyak sisa oli kotor yang tertinggal.

Ganti Oli Mesin Mobil Sendiri

Tujuan sebenarnya tidak salah, hanya saja melakukan ini ternyata justru dapat membuat kotoran pada oli menyebar kemana-mana. Bahayanya adalah, ketika ada oli yang tanpa sengaja masuk ke bagian atau komponen motor yang tidak boleh terkena oli. Sebab itulah, sebaiknya hindari penggunaan alat ini saat mengganti oli.

  • Salah memasang baut

Setelah yakin bahwa oli kotor sudah terbuang habis, langkah selanjutnya adalah memastikan untuk memasang baut dengan cara yang tepat. Putarlah baut dengan tangan terlebih dahulu, hingga terasa sudah berat dan tidak lagi mau diputar. Setelah itu, barulah memasangnya dengan menggunakan alat. Mengapa harus menggunakan tangan? Sebab, saat memutarnya dengan tangan kamu akan bias merasakan apakah posisi baut sudah pas atau belum. Pemasangan baut yang salah, dapat membuat oli menjadi bocor, dan jika sangat parah bias menyebabkan motor mengalami turun mesin.

Sudah tahu yah beberapa kesalahan yang sering dilakukan pemilik kendaraan ketika mengganti oli untuk mesin. Jadi, pastikan Anda tidak melakukannya yah! Semoga artikel dan informasi dunia otomotif bisa bermanfaat. (Vita)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top