Pinjam Uang Dengan Jaminan BPKB

Meminjam Uang dengan Jaminan BPKB, Amankah?

By: Hafif

Untuk kamu yang sedang membutuhkan uang dan telah melunasi kredit kendaraan bermotor milikmu, mungkin sering tertarik ketika mendengar atau melihat iklan yang berbunyi “dapatkan uang hanya dengan menjaminkan BPKB”. Yap, kalau melihat iklan seperti itu, kamu mungkin akan langsung berpikir betapa mudahnya mendapatkan uang yang kamu butuhkan dalam waktu singkat. Hanya dengan membawa BPKB, maka uang akan kamu dapatkan. Apalagi, banyak yang berani mencantumkan lama waktu proses untuk pencairan dana, dan biasanya waktu proses ini hanya dalam hitungan jam.

Akan tetapi, apa pinjaman jenis ini benar-benar aman? Maksudnya, apakah mereka akan benar-benar membantu, atau justru malah menjerumuskanmu. Apalagi, dengan berbagai kemudahan yang ditawarkan oleh mereka, terkadang hal tersebut justru harus diwaspadai. Untuk memastikan bahwa keputusanmu untuk menggadaikan BPKBmu ini tepat dan aman, ada beberapa hal yang sebaiknya kamu perhatikan sebelum melakukannya:

  • Cari informasi

Pinjam Uang Dengan Jaminan BPKBSebelum membawa BPKB milikmu ke lembaga penyedia pinjaman, sebaiknya carilah informasi selengkap-lengkapnya mengenai proses peminjaman uang ini. Informasi penting yang harus kamu ketahui yaitu, bagaimana proses peminjamannya, dokumen apa saja yang dibutuhkan, resiko yang bisa terjadi, dan aturan hukumnya. Semua hal ini penting, agar kamu tidak merasa dirugikan nantinya.

  • Pilih lembaga yang meyakinkan

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ada banyak lembaga yang menyediakan jasa peminjaman uang. Namun, hati-hati lah karena tidak semuanya bisa dipercaya. Bisa jadi mereka terkesan membantumu, namun pada akhirnya justru menjatuhkanmu. Misalnya, memberikan bunga yang tinggi, mempersulit proses pelunasan hingga kamu yang terkesan tidak mau memenuhi kewajiban, dan berbagai hal lainnya yang pada akhirnya membuatmu harus kehilangan kendaraan yang dijaminkan. Namun tenang saja, tidak semua lembaga tidak bisa dipercaya, jadi kamulah yang harus pintar dalam memilih.

  • Buatlah surat perjanjian

Baik pihak debitur (kamu) maupun kreditur (lembaga peminjam uang), tetap saja bisa dirugikan. Sebab itulah, wajib bagi kamu untuk membuat surat perjanjian yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Dalam perjanjian ini harus tercantum nominal cicilan yang harus dibayarkan setiap bulannya, dan aturan yang berlaku ketika terdapat masalah kredit macet atau keterlambatan pembayaran.

Semoga artikel dan informasi ini bisa bermanfaat! (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to Top