Tukak Lambung dan Maag, Sama Atau Beda?

Tukak Lambung dan Maag, Sama Atau Beda?

Mungkin kamu lebih mengenal sakit maag daripada tukak lambung. Sebab penyakit tersebut memang termasuk penyakit yang sangat umum di masyarakat. Bahkan ketika merasa ada yang tidak beres pada pencernaannya, banyak yang langsung mengonsumsi obat penyakit lambung untuk sakit maag tanpa perlu berkonsultasi dulu ke dokter.

Memang maag adalah penyakit biasa dan bisa kamu atasi dengan mudah. Meskipun begitu kamu tetap harus waspada sebab ternyata tukak lambung juga memiliki gejala yang tidak berbeda jauh dengan maag. Kenapa harus waspada? Karena meskipun memiliki gejala yang mirip, tukak lambung memiliki tingkat keparahan dan bahaya yang lebih tinggi dibandingkan dengan maag. Nah, supaya kamu bisa lebih paham, langsung saja yuk kita bahas perbedaan keduanya.

  • Sakit maag

Sakit maag adalah kondisi dimana lambung mengalami peradangan. Penyebabnya yaitu konsumsi makanan yang terlalu asam, terlalu pedas, meningkatnya asam lambung, infeksi bakteri helycobacter pylori, dan konsumsi obat-obatan anti inflamasi nonsteroid. Ketika seseorang menderita sakit maag, akan merasa tidak nyaman pada bagian pencernaannya yang ditandai dengan beberpa gejala:

  1. Mual
  2. Muntah
  3. Nyeri pada ulu hati
  4. Kembung
  5. Perut keroncongan namun tidak nafsu makan
  6. Sering bersendawa dan buang angin

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, untuk mengobati sakit maag tidaklah sulit. Sebab kamu bisa mengobatinya dengan mengonsumsi obat untuk maag sesuai dengan aturan dan mengatur makan (jadwal dan menu). Kecuali jika kamu sudah mengonsumsinya dan ternyata rasa tidak nyaman masih tetap terasa, ada baiknya jika kamu segera mengonsultasikannya ke dokter.

  • Tukak lambung

Mengenal lebih jauh tukak lambung sangat penting dilakukan agar kamu bisa melakukan tindakan pencegahan serta pengobatan yang tepat. Tukak lambung adalah kondisi di mana terjadi luka pada dinding lambung akibat terkikis. Pengikisan ini bisa terjadi akibat dari meningkatnya asam lambung yang akhirnya membuat lapisan pelindung dinding lambung menipis. Namun penyakit ini memiliki gejala yang tidak berbeda jauh dengan maag, itulah sebabnya banyak orang yang tidak menyadari bahwa dirinya sedang menderita tukak lambung dan mengira bahwa yang dideritanya hanyalah maag. Akibatnya penanganan yang dilakukan terlambat dan penyakit ini sudah berkembang menjadi parah.

Meskipun memiliki gejala dan penyebab yang mirip, namun dampak yang ditimbulkan kedua penyakit tersebut berbeda. Sebab tukak lambung bisa berkembang menjadi kondisi yang sangat parah, yaitu terjadinya pendarahan pada lambung atau infeksi pada rongga perut. Untuk mencegahnya, ada baiknya jika kamu segera mengonsultasikan kondisi kamu ke dokter jika gejala maag tetap muncul meskipun kamu sudah mengonsumsi obat sakit maag. (Vita)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *